14 Desember 2011

Industri hiburan dan televisi Indonesia tumbuh dengan pesat. Berbagai judul bermunculan. Mulai dari sinetron, reality show sampai film televisi (FTV) laris manis.
Salah satu fenomena yang menarik dan menggelitik adalah munculnya ustaz-ustaz muda di program infotainment.
Wajah mereka lumayan, usianya mulai dari 20-an tahun sampai 30-an tahun dan lucunya, mereka mampu pamer harta di depan kamera.
Saat muncul di infotainment, bukan nilai-nilai agama atau tempat mereka belajar agama yang menjadi topik wawancara. Melainkan rumah baru mereka, mobil baru, koleksi sepatu sampai motor besar seharga ratusan juta rupiah.
Memang agama tidak melarang kita untuk kaya-raya bergelimang harta. Yang dilarang ialah mendapatkan kekayaan dengan cara-cara yang haram, seperti korupsi, menipu atau mencuri.
Tapi secara akal sehat apakah pantas para ustaz muda tersebut pamer harta bahkan pamer kemesraan seperti layaknya artis sinetron di layar infotainment?
Nabi Muhammad SAW yang menjadi panutan miliaran umat muslim tidak pernah hidup dalam kemewahan. Ia dikenal dengan kesederhanaannya, kebersahajaannya dan sopan santunnya dalam perkataan serta perbuatan. Sepantasnya para ustaz muda ini mencontoh.
Lagipula di negara ini masih ada puluhan juta rakyat Indonesia yang untuk makan sekali dalam sehari saja sulit.
Miris rasanya melihat para pendakwah yang punya kewajiban memberi contoh yang baik dan bijaksana malah pamer harta di infotainment.

05 Desember 2011

Ka'ab bin Malik RA berkata, "Masalah pertama yang menyebabkan Abu Lubabah tercela adalah karena dia dan anak yatim berselisih tentang dahan banyak tangkai (yang disenanginya)." Keduanya mengadu kepada Rasulullah SAW dan beliau memenangkan Abu Lubabah. Anak yatim tersebut menangis. Lalu Rasul bersabda, "Wahai Abu Lubabah, berikanlah dahan itu untuknya." Abu Lubabah keberatan. Rasulullah SAW mengulangi permintaan beliau, "Berikanlah dahan itu kepadanya dan kamu akan mendapatkan surga."

Tapi, Abu Lubabah tetap menolak. Tidak lama kemudian datanglah Abu Dahdah menghampiri Abu Lubabah seraya berkata, "Juallah dahan itu dengan dua kotak kebunku." Abu Lubabah menerimanya.

Lalu, Abu Dahdah membawa dahan itu kepada Rasulullah SAW. Ia berkata, "Wahai Rasul, jika aku berikan dahan ini kepada anak yatim itu, apakah aku akan mendapatkan semisal dahan ini di surga." Nabi SAW mengiyakannya. Maka, dahan itu diberikan kepada anak yatim itu, dan Rasul bersabda, "Betapa banyak dahan wangi yang dimiliki Abu Dahdah di surga kelak." ( HR Ahmad, Thabrani, dan Ibnu Hibban).

Hadis ini menggambarkan betapa besarnya perhatian Rasulullah terhadap anak yatim. Kalau kita telusuri ajaran Islam, kita dapatkan aneka cara dalam memperlakukan hak anak yatim.
Pertama, berbuat baik kepada anak yatim merupakan akhlak Islam yang agung bahkan dijadikan sebagai amalan paling utama dan paling suci. (QS al-Baqarah [2]: 177). Sebelum Islam datang, anak yatim tak mendapatkan perhatian apalagi santunan yang layak. Lalu, Islam memuliakannya dan melarang untuk mengeksploitasinya. (QS al-An'am: 152-153, al-Isra: 34).

Memakan harta anak yatim merupakan salah satu dosa besar dan penyebab masuk neraka. Rasul SAW bersabda, "Jauhilah tujuh dosa besar, yakni menyekutukan Allah, sihir, membunuh jiwa yang diharamkan kecuali dengan hak, memakan riba, memakan harta anak yatim, lari dari medan perang, dan menuduh zina wanita mukmin yang lalai." (HR Bukhari dan Muslim).

Kedua, Alquran melarang penghinaan dan menyakiti anak yatim. (QS al-Fajr: 15-23, adh-Dhuha; 9, al-Ma'un: 1-3). Dan ketiga, Alquran memerintahkan supaya kita memuliakan anak yatim dan balasannya adalah surga. (QS al-Insan: 8-22).

Keempat, Nabi telah menegaskan bahwa anak yatim dan wanita lemah adalah golongan yang harus diperhatikan dan dipelihara. Abu Syureih al-Khuza'i meriwayatkan bahwa ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, "Ya Allah, aku merasa berat dengan hak dua kelompok lemah ini, yaitu hak anak yatim dan hak perempuan." ( HR an-Nasai).

Kelima, Islam menegaskan bahwa penyantun dan penjamin anak yatim akan menjadi teman dekat Rasulullah di surga. "Aku dan penjamin anak yatim berada dalam surga seperti telunjuk dan jari tengah. Rasul mengisyaratkan dengan dua jari tengah dan menjarangkan jari-jari lainnya. ( HR Bukhari dan Ahmad).

Keenam, rumah terbaik adalah rumah yang di dalamnya ada anak yatim yang dimuliakan, dan sejelek-jelek rumah adalah rumah yang ada anak yatim, namun dihinakan. Dari sini, kita wajib menyantuni anak yatim dan memperhatikan hak-hak mereka bukan saja aspek material tapi juga aspek pendidikan, ekonomi, sosial, dan spiritual.

Kiai Ahmad Muhammad Rasimin tinggal di Kampung Jaha, empat kilometer selatan Anyer. Beliau memimpin pesantren salaf. Kehidupannya sangat sederhana. Rumahnya tidak lebih indah dari bilik-bilik para santri. Tak terlihat ada kendaraan bermotor di rumahnya, apalagi mobil.

Para santrinya tinggal di gubuk-gubuk bambu. Antara santri laki-laki dan perempuan dipisahkan oleh sebuah sungai kecil. Para santri laki-laki mandi di kolam yang dialiri oleh sungai tadi, sedangkan para santri perempuan mandi di kamar mandi milik masjid kampung.

Beberapa tahun silam, saya diminta berkhotbah di masjid kampung itu. Setelah itu, kami makan siang di rumah Kiai Rasimin. Sebelum berkhotbah, saya diminta untuk berceramah selama 20 menit dengan menggunakan pengeras suara. Kemudian, saat berkhotbah, saya diminta untuk membaca teks khotbah yang hanya berbahasa Arab dan pengeras suara dimatikan. Teks khotbah kami baca kurang lebih lima menit, sesudah itu kami melaksanakan shalat Jumat.

Kiai Rasimin sangat tawadu. Suatu hari, beliau diminta oleh wali kota Cilegon untuk menunaikan ibadah haji karena belum berhaji. Waktu itu, biaya untuk beribadah haji sebesar tujuh juta rupiah. Namun, tawaran itu ditolak dengan alasan beliau belum wajib berhaji karena belum mampu.

Beliau memberikan solusi agar uang untuk berhaji itu digunakan untuk membangun jembatan yang menghubungkan antara kampung bagian timur dan barat. Sehingga, manfaatnya lebih besar dan pahalanya akan terus melimpah karena ekonomi kampung itu menjadi semarak. Sedangkan jika berhaji untuk beliau, pahalanya kecil. Saran itu pun diterima oleh wali kota Cilegon.

Ketika berkunjung ke Kampung Jaha beberapa waktu lalu, jembatan itu sudah lama dibangun. Dan, Kiai Rasimin masih tetap belum berhaji. Kami sungguh sangat mengagumi sikap dan perilaku Kiai Rasimin. Beliau lebih mendahulukan kepentingan umat daripada kepentingannya sendiri. Barangkali perilaku di negeri kita yang seperti Kiai Rasimin ini jarang dijumpai. Kebanyakan oknumoknum kiai di Indonesia justru bersikap sebaliknya, mereka merengekrengek kepada penguasa untuk dapat diberangkatkan ke Makkah.

Beberapa tahun lalu, saat diselenggarakannya Seminar Zakat di Padang, Sekretaris Dewan Fatwa Suriah, Prof Dr Ala al-Din al-Za'tari, menceritakan kehidupan seorang syekh. Suatu hari, syekh ini kedatangan tamu yang bermaksud meminta restu untuk berhaji yang kedua kali. Syekh memberikan saran agar biaya berhaji kedua itu digunakan untuk membantu anak yatim. Sang tamu pun menuruti nasihatnya.

Tahun berikutnya, sang tamu datang lagi, dan syekh memberikan saran agar keinginannya untuk berhaji yang kedua diberikan untuk membantu janda-janda miskin di kampungnya. Ia pun kembali ke kampungnya dan menyerahkan uangnya untuk janda-janda miskin, sebagaimana saran syekh.

Setahun kemudian, sang tamu datang lagi dan menyampaikan keinginan yang sama untuk berhaji. Lagi-lagi, syekh ini memberikan saran agar uangnya diberikan kepada orang fakir yang tak punya rumah di kampungnya. Karena menurut syekh, membantu orang yang membutuhkan (miskin), jauh lebih bermanfaat dibandingkan berhaji berulang-ulang.

04 Desember 2011


MODERN versus KEMUNDURAN

Perubahan memang akan terus terjadi baik fisik maupun jiwa, karena sudah menjadi sunatulloh seperti itu. Apakah Indonesia sudah merdeka kata Bang Imad, bukan nama sebenarnya. Beliau mengatakan Indonesia belum merdeka karena masih berada di pintu belum sampai masuk karena kita rakyat Indonesia baru sebatas diantarkan ke pintu gerbang kemerdekaan. Wajar jika sekarang Indonesia masih di Jajah secara IPOLEKSOSBUDKAM. di bidang ekonomi misalnya, yang kaya mah tetap kaya dan yang miskin tetap miskin. sudah jelas yang banyak duitnya akan "memakan orang miskin" belum lagi pejabat yang korup, sudah jelas makan uang rakyat masih belum mau mengaku juga.

Indonesia akan terus dilanda musibah jika belum mau kembali kepada aturan Alloh SWT. Padahal hidup ini sebentar tapi banyak orang yang terlena dengannya, ketika fisik masih kuat di puas-puasin tuh hidupnya untuk senang-senang, bagi pengusaha yang banyak uangnya dia bikin tuh sarana dan prasana seperti hotel sebagai sarana maksiat, kecuali hotel yang sesuai syariah. Pasar Swalayan yang bikin bangkrut pasar tradisional, semuanya demi mengejar "profit money oriented". Padahal si pengusaha tadi  makan seperti orang biasa, 3 kali sehari. Sangat sedikit di Indonesia pengusaha yang mau memikirkan ekonomi kerakyatan. yang ada di pikirannya hanya duit dan duit, padahal kita kembali ke tanah. Tubuh kita dimakan rayap dan cacing, semua harta benda dan kenikmatan di dunia terputus. Ada yang bilang itu mah kejauhan mikirnya sing penting senang-senang dulu di dunia, mikir seperti itu kayak zaman dulu aja sekarang kan sudah modern. kita nikmatin saja. Padahal sudah sangat jelas bahwa yang namanya hidup bakalan mati. Masih ga percaya juga, coba mati duluan.

Semoga Alloh SWT memberikan petunjuk kepada siapa saja karena kalau orang baik semua berarti dunia ini surga dan bila orang jahat semua berarti dunia ini neraka... 

Label:

30 November 2011

Doa Orang Yang Terzalimi

oleh
عَنِ اب�'نِ عَب�'َاسٍ رَضِيَ اللهُ عَن�'هُمَا أَن�'َ الن�'َبِي�'َ صَل�'َى اللهُ عَلَي�'هِ وَسَل�'َمَ بَعَثَ مُعَاذاً إِلَى ال�'يَمَنِ وَقَالَ لَهُ : "اِت�'َقِ دَع�'وَةَ ال�'مَظ�'لُو�'مِ ، فَإِن�'َهَا لَي�'سَ بَي�'نَهَا وَبَي�'نَ اللهِ حِجَابٌ".
Ibnu Abbas r.a. meriwayatkan bahwa Nabi SAW telah mengutus Mu’adz ke Yaman dan Beliau berkata kepadanya : "Takutlah kamu akan doa seorang yang terzalimi, karena doa tersebut tidak adah hijab (penghalang) diantara dia dengan Allah". H.R. Bukhari dan Muslim
KANDUNGAN HADITS
Ketika Rasulullah SAW mengutus seorang sahabatnya yang bernama Mu’adz bin Jabal ke negeri Yaman untuk berdakwah di sana, Beliau memberikan beberapa pesan penting dalam mengajak manusia kepada kebenaran yang telah diemban olehnya SAW. Dalam hadits ini beliau berpesan kepada Mu’adz bin Jabal agar waspada dan takut akan doa orang yang terzalimi, karena doa orang yang terzalimi tidak akan tertolak. Demikian pesan Rasulullah SAW : “ … doa tersebut tidak adah hijab (penghalang) diatara dia dengan Allah”. Oleh karenanya bersikap adil senantiasa harus ada pada diri setiap individu muslim.
Hancurnya Umat Terdahulu Karena Berprilaku Zalim
Banyak kita dapati dalam Al-Quran dan Sunnah Rasulullah SAW hancurnya umat terdahulu disebabkan prilaku zalim yang mereka lakukan.
Fir’aun Raja Kezaliman
Apa yang dilakukan Fir’aun, sang raja kezaliman dan bala tentaranya kepada umat Nabi Musa AS jelas adalah penyebab musnahnya mereka dengan cara ditenggelamkan dilaut merah. Diantara kezalimanan yang dilakukan Fir’aun dan bala tentaranya tersebut adalah mereka telah membunuhi anak-anak laki bani israil dan membiarkan anak-anak perempuan mereka hidup. Dengan perlakuan zalim ini, Nabi Musa AS pun mengajak kaumnya untuk memohon pertolongan kepada Allah SWT dan bersabar atas kezaliman ini.
Kemudian Nabi Musa AS berdoa kepada Allah SWT atas kehancuran dan kebinasaan Fir’aun dan para pengukutnya :
"رَب�'َنَا إِن�'َكَ آتَي�'تَ فِر�'عَو�'نَ وَمَلأَهُ زِي�'نَةً وَأَم�'وَالاً فِي ال�'حَيَاةِ الد�'ُن�'يَا رَب�'َنَا لِيُضِل�'ُوا�' عَن سَبِيلِكَ رَب�'َنَا اط�'مِس�' عَلَى أَم�'وَالِهِم�' وَاش�'دُد�' عَلَى قُلُوبِهِم�' فَلاَ يُؤ�'مِنُوا�' حَت�'َى يَرَوُا�' ال�'عَذَابَ الأَلِيمَ"
... Ya Tuhan kami, engkau telah memberi kepada Fir’aun dan para pemuka kaumnya berupa perhiasan dan harta kekayaan dalam kehidupan dunia. Ya Tuhan kami ini semua mengakibatkan mereka menyesatkan manusia (hamba-hamba-Mu), dari jalan-Mu. Ya Tuhan kami, binasakanlah harta-benda mereka dan kunci matilah hati mereka. Mereka tidak akan beriman dan kembali kepada jalan yang benar sebelum melihat siksaan-Mu yang pedih.” (Q.S. Yunus/10 : 88)
Orang-Orang Yang Doanya Maqbul
Ada banyak orang yang doanya tidak akan tertolak alias maqbul, diantaranya :
Orang yang Berpuasa
Diantara doa yang akan dikabulkan oleh Allah SWT adalah doa orang yang berpuasa, doanya akan Allah kabulkan hingga dia berbuaka puasa, namun tentunya puasa yang dia lakukan adalah puasa yang dilandasi oleh keikhlasan  karena Allah SWT.
Pemimpin Yang adil
Jabatan atau kepemimpinan adalah sebuah amanah besar yang dibebankan Allah SWT kepada orang-orang tertentu, bahkan kita semua adalah pemimpin untuk diri kita masing-masing, dan pada hari kiamat kelak Allah SWT akan memimta pertanggungjawaban atas kepemimpinan yang telah kita pikul selama kita menerima amanah tersebut di dunia ini.
Seorang pemimpin mulai dari presiden sampai kepada jabatan kepemerintahan yang paling rendah dan tentunya siapa pun kita ketika mendapati suatu amanah sebagai seorang pemimipin maka dituntut untuk berlaku adil dalam memimpin para bawahannya. Oleh karenanya beruntung bagi mereka yang mampu berlaku adil dalam kepemimpinannya, Sehingga Allah SWT akan mengabulkan doa mereka.
Orang Yang Terzalimi
Hadits di atas juga memberi isyarat, siapapun kita, agar selalu berbuat adil dalam segala hal dan tidak melakukan perlakuan zalim, kalau seseorang berlaku zalim kepada orang lain maka nantikanlah akibat buruk dari perbuatannya itu, cepat atau lambat dia akan ‘menikmati’ doa orang yang teraniaya tersebut. Jadi, buatlah benteng pertahanan pada diri kita dengan tidak berbuat zalim terhadap orang lain dan berusaha untuk berlaku adil, kerena memang doa orang yang terzalimi sangat ‘ampuh’ terhadap orang yang menzaliminya, sehingga Rasulullah SAW pun memberikan satu warning kepada kita bahwa orang yang terzalimi doanya akan terkabul walaupun sebelumnya ada penyebab doanya tidak terkabul seperti makanan orang tersebut didapat dari jalan yang haram alias tidak halal. Memang ada satu hadits Rasulullah SAW yang mengisyaratkan bahwa doa orang yang pakaian dan makanannya tidak halal, doanya tidak akan terkabul. Namun, misalnya orang seperti dia dizalami oleh seseorang, maka apabila dia berdoa, maka doanya yang dialamatkan kepada pelaku kezaliman tersebut akan terkabul.
Demikian semua itu adalah isyarat akan terkabulnya doa mereka sebagaimana sabda Rasulullah SAW berikut :
"ثَلاَثَةٌ لاَ تُرُد�'ُ دَع�'وَتُهُم�' : اَلص�'َائِمُ حِي�'نَ يُف�'طِرُ، وَا�'لإِمَامُ ال�'عَادِلُ، وَدَع�'وَةُ ال�'مَظ�'لُو�'مِ يَر�'فَعُهَا اللهُ فَو�'قَ ال�'غَمَامِ، وَيَف�'تَحُ لَهَا أَب�'وَابَ الس�'َمَاءِ، وَيَقُو�'لُ لَهَا الر�'َب�'ُ : وَعِز�'َتِي�' وَجَلاَلِي�' َلأَن�'صُرَن�'َكَ وَلَو�' بَع�'دَ حِي�'نٍ".
“Ada tiga orang yang doanya tidak akan tertolak : “Orang yang berpuasa hingga dia berbuka, pemimpin yang adil dan doa orang yang terzalimi, Allah akan angkat doa-doa tersebut di atas awan dan dibukakan untuknya pintu-pintu langit, kemudian Allah berfirman : “Demi keperkasaan-Ku dan keagungan-Ku, Aku pasti akan tolong kamu walau pun setelah melalui suatu masa“. H.R. Ahmad
Masih banyak lagi doa orang-orang yang apabila dia berdoa Allah SWT akan kabulkan doanya, seperti doa kedua orang tua kepada anaknya, doa orang yang dalam berpergian, doa seseorang kepada saudara saat dia tidak mengetahuinya dan masih banyak lagi tentunya.
Semoga kita termasuk orang yang mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT dengan dikabulkan doa dan harapan kita semua. Amin ya Rabbal ‘alamin
Wallahu a'lam bishshawab
 

Label:

Bahan Renungan buat kita semua.

Ibuku........

Aku pernah mempunyai Ibu yang hebat. Beliau sangat menyayangiku dengan sepenuh
hatinya. Beliau berkorban dan membantu aku dalam segala hal. Ibuku membesarkanku
dengan curahan kasih sayang, serta sangat saksama seperti menating minyak penuh.
Ibulah yang dengan susah payah mengusahakan pendidikanku hingga aku berumah tangga.
Hari ini, perempuan yang luar biasa itu telah kami semayamkan untuk selama-lamanya.

Dan bayangkan perasaanku, ketika beberapa hari kemudian aku pergi ke rumah Ibu, dan
menemukan secarik kertas terlipat sunyi di laci mejanya yang siap akan dikirimkan.
Inilah bunyinya :

" Inilah waktunya.
Jika kau mencintai ibu, cintailah sekarang supaya ibu tahu.
Merasakan keindahan, kelembutan kasih yang tumpah dari sanubarimu.
Cintailah, manjakanlah ibu sekarang semasa ibu masih hidup.
Usah tunggu hingga ibu pergi.
Kemudian barulah engkau ukir rasa kasihmu di batu nisan.
Dengan kata-kata indah pada sekujur batu yang diam.

Jika kau memiliki ingatan manis buat diri ibu, tunjukkanlah sekarang.
Jangan tunggu sampai ibu mati, karena ibu pasti tak dapat mendengarnya.
Oleh karenanya jika kau mencintai ibu, walaupun hanya setitik saja dari lautan hidupmu,
nyatakan dan buktikan sekarang, sementara ibu masih hidup.
Agar ibu dapat menikmati dan menyanjungnya "

Sekarang Ibu telah pergi dan aku menyesal sebab aku tak pernah sedikitpun menyatakan
betapa besar arti Ibu selama ini. Aku berbicara, melayani semua orang untuk urusanku.
Tapi aku tak pernah meluangkan waktu untuk melayani Ibu walaupun hanya sejenak.
Sebenarnya aku mampu menuangkan teh kedalam cangkirnya, mengajak Ibu berjalan-jalan
atau sekedar memeluknya erat ketika sarapan.
Jika aku menelpon Ibu kulakukan dengan cepat dan singkat. Sebaliknya aku lebih mengutamakan
teman-teman di jejaring sosial, menghadiri pertemuan sosial tanpa pernah melibatkan ibuku.

Aku terus mengingat betapa banyak waktu yang ia berikan kepadaku. Bahkan beliau
dengan senang hati membantu mengurus anak-anakku jika aku sibuk bekerja.
Mereka sangat menyayangi neneknya; karena sejak kecil neneknyalah yang lebih dekat.

Aku dilanda penyesalan yang tiada ujung.
Dengan peristiwa ini, aku berharap anak-anak lain akan dapat memahami, menghargai para
Ibu mereka.
Ibu yang telah memberikan kasih sayang yang melimpah tanpa syarat sepanjang hidupnya.
[Sumber : Anonim]

Label:

23 November 2011



Warga Stop Paksa Proyek PT Paramount Serpong

sumber : http://www.kabar6.com/tangerang-raya/kabupaten-tangerang/1004-warga-stop-paksa-proyek-pt-paramount-serpong.html

Kabar6-Ratusan warga Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kabupaten Tangerang, menghentikan paksa proyek penggalian dan pembangunan jalan yang tengah dilakukan PT Paramount Serpong, Senin (15/8).

Aksi warga sebagai puncak kekecewaan terhadap PT Paramount Serpong, yang bersikap arogan dan sewenang-wenang menutup jalan desa. Padahal, saat ini sedang dilakukan musyawarah antara warga dan PT Paramount Serpong.

Warga yang kecewa dengan beringas mendatangi lokasi penggalian di Jalan Desa Cihuni, Kecamatan Kelapa Dua, yang berbatasan dengan Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan menghentikan paksa aktivitas alat berat yang sedang bekerja dilokasi.

"Kami minta aktivitas pengurukan lahan ini dihentikan, sebelum ada kesepakatan antara warga dan PT Paramount," ujar Dulloh, warga Desa Medang yang sekaligus Ketua GP Anshor Kabupaten Tangerang.

Sempat terjadi ketegangan antara warga dan petugas keamanan PT Paramount Serpong yang berjaga dilokasi. Beruntung petugas kepolisian yang tiba dilokasi berhasil meredam emosi warga.

Sementara, petugas lapangan PT Paramount Serpong, Robby Mustafa mengatakan pihaknya sangat menyayangkan aksi warga yang secara mendadak menghentikan aktivitas proyek. Menurutnya, persoalan itu sedianya bisa dibicarakan, sebelum warga turun langsung ke lokasi dan menghentikan aktivitas proyek.

Diketahui, sengketa antara warga dengan PT Paramount Serpong sudah berlangsung sejak setahun lalu. Bermula ketika PT Paramount Serpong menutup Jalan Desa Cihuni, yang berbatasan dengan Desa Medang dengan pagar beton.

Warga mengklaim bahwa ruas jalan yang ditutup itu adalah Jalan Desa, sebagaimana yang tercatat di Kantor Kelurahan Cihuni. Sementara PT Paramount Serpong juga mengklaim bahwa jalan tersebut adalah miliknya, sebagaimana surat bukti kepemilikan lahan yang dimiliki pengembang tersebut.

Aktivitas penutupan pagar beton itu bahkan sempat ditentang Pemkab Tangerang, dengan menerjunkan sejumlah petugas Satpol PP untuk merubuhkan pagar beton tersebut. Namun, pasca dirubuhkannya pagar tembok, kini PT Paramount Serpong justru mengurug lahan tersebut demi kepentingan bisnisnya.(tom migran

Label: