23 November 2011



Warga Stop Paksa Proyek PT Paramount Serpong

sumber : http://www.kabar6.com/tangerang-raya/kabupaten-tangerang/1004-warga-stop-paksa-proyek-pt-paramount-serpong.html

Kabar6-Ratusan warga Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, yang tergabung dalam Gerakan Pemuda (GP) Anshor Kabupaten Tangerang, menghentikan paksa proyek penggalian dan pembangunan jalan yang tengah dilakukan PT Paramount Serpong, Senin (15/8).

Aksi warga sebagai puncak kekecewaan terhadap PT Paramount Serpong, yang bersikap arogan dan sewenang-wenang menutup jalan desa. Padahal, saat ini sedang dilakukan musyawarah antara warga dan PT Paramount Serpong.

Warga yang kecewa dengan beringas mendatangi lokasi penggalian di Jalan Desa Cihuni, Kecamatan Kelapa Dua, yang berbatasan dengan Desa Medang, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang dan menghentikan paksa aktivitas alat berat yang sedang bekerja dilokasi.

"Kami minta aktivitas pengurukan lahan ini dihentikan, sebelum ada kesepakatan antara warga dan PT Paramount," ujar Dulloh, warga Desa Medang yang sekaligus Ketua GP Anshor Kabupaten Tangerang.

Sempat terjadi ketegangan antara warga dan petugas keamanan PT Paramount Serpong yang berjaga dilokasi. Beruntung petugas kepolisian yang tiba dilokasi berhasil meredam emosi warga.

Sementara, petugas lapangan PT Paramount Serpong, Robby Mustafa mengatakan pihaknya sangat menyayangkan aksi warga yang secara mendadak menghentikan aktivitas proyek. Menurutnya, persoalan itu sedianya bisa dibicarakan, sebelum warga turun langsung ke lokasi dan menghentikan aktivitas proyek.

Diketahui, sengketa antara warga dengan PT Paramount Serpong sudah berlangsung sejak setahun lalu. Bermula ketika PT Paramount Serpong menutup Jalan Desa Cihuni, yang berbatasan dengan Desa Medang dengan pagar beton.

Warga mengklaim bahwa ruas jalan yang ditutup itu adalah Jalan Desa, sebagaimana yang tercatat di Kantor Kelurahan Cihuni. Sementara PT Paramount Serpong juga mengklaim bahwa jalan tersebut adalah miliknya, sebagaimana surat bukti kepemilikan lahan yang dimiliki pengembang tersebut.

Aktivitas penutupan pagar beton itu bahkan sempat ditentang Pemkab Tangerang, dengan menerjunkan sejumlah petugas Satpol PP untuk merubuhkan pagar beton tersebut. Namun, pasca dirubuhkannya pagar tembok, kini PT Paramount Serpong justru mengurug lahan tersebut demi kepentingan bisnisnya.(tom migran

Label: